>
Photobucket - Video and Image Hosting
:::Photobucket - Video and Image Hosting Selamat datang di Blog Salamaa :::
Home
About Us
Ceramah
Arsip



SILATURAHMISALAMA




Email salamaa05@yahoo.com
Gabung di Milist Salamaa

salamaa23

WEBLOG SALAMAA EDISI XXIII/02/06




Assalamualaikum. wR.wB
Saudari muslimah yang dirahmati Allah SWT,
Salamaa kembali hadir menyapa saudari muslimah di mana pun berada di awal musim semi yang terasa sangat menghangatkan hati ini. Ya sesungguhnya Allah SWT telah meletakkan segala sesuatu tepat pada takarannya, di balik kesulitan dan kesempitan senantiasa terdapat kemudahan dan kelapangan, asalkan kita berkenan membuka kembali hati-hati ini. Kembali menghangatkan hati dengan meningkatkan keimanan kepadaNya, seiring dengan kehangatan musim semi yang telah datang menggantikan musim dingin dengan seizinNya pula. Semoga sajian Salamaa dapat menjadi pendamping saudari muslimah sekalian dalam do'a dan ikhtiar kembali mengisi hati dengan amal serta membersihkannya dari titik noda. InsyaAllah semuanya menjadi lebih mudah jika kita jalani bersama dengan senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.



Image hosted by Photobucket.com
Kebutuhan Manusia akan Rasul
Oleh: Ustd. Agus Purwanto - Breda
Ibnu Qayyim berkata bahwa kebutuhan manusia yang utama adalah mengenal para rasul dan ajaran yang dibawanya, percaya akan berita-berita yang disampaikan serta taat kepada apa-apa yang diperintahkan. Sebab tak ada jalan untuk menuju kebahagian dunia dan akhirat kecuali dengan tuntunan para rasul.Selanjutnya ...





Image hosted by Photobucket.com
Tujuh Jurus Ampuh Mengatasi Asma
Oleh: dr. Agnes Tri Harjaningrum - Groningen
Asma dapat mengganggu kinerja dan aktivitas seseorang sehingga terasa menjengkelkan bagi penderitanya. Selain mengganggu aktivitas, asma juga tidak dapat disembuhkan, bahkan dapat menimbulkan kematian. Namun bila penyakit ini dikendalikan, kematian dapat dicegah dan gejalanya pun tidak sering muncul. Untuk mengetahui bagaimana cara mengontrol penyakit asma, penderita perlu mengenal asma terlebih dahulu. Selanjutnya ...






Image hosted by Photobucket.com
Putri Seorang Imam
Oleh: Emine Şenlikoğlu
(terjemahan oleh Emaknya Annisa)

Cobaan serta ujian masih akan dilalui oleh setiap mahluk yang bernyawa, demikian pula dengan keluarga Imam Yakup. Tak henti pula cobaan yang harus dilalui oleh keluarga kecil nan sederhana ini. Cobaan diujikan Allah SWT kepadanya melalui Fatima, putri semata wayang Sang Imam yang senantiasa disayangi serta dijaga dengan sepenuh hati. Selanjutnya ...





Image hosted by Photobucket.com
Perawatan Wajah Sejak Dini Untuk Mencegah Kerut
Oleh: Johanna - Den Haag
Perawatan untuk mencegah timbulnya kerut di wajah harus dimulai pada usia 20-an. Karena, kita sebenarnya sudah menciptakan dasar untuk setiap garis-garis halus, warna kulit yang tidak merata, pembuluh-pembuluh darah pecah yang tampak di wajah usia menua sejak di usia muda. Kabar baiknya, melakukan perawatan yang tepat pada kulit membuat Anda dapat memiliki kulit wajah halus seperti yang Anda miliki sekarang pada beberapa dekade mendatang. Selanjutnya ...





Image hosted by Photobucket.com
Mari Merawat Tanaman Cantik di Rumah
Oleh: Nopatakari Lahamid - Rijkswijk
Jika berbicara tentang tanaman biasanya kita lansung teringat semua jenis tanaman yang pernah ada di Indonesia. Hampir di seluruh tempat di tanah air dapat dengan mudah ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Sedangkan tanaman dan cara bercocok tanam akan menjadi sangat berbeda, jika kita berbicara tentang tanaman yang dapat kita tanam di Belanda, yaitu harus sesuai dengan musim dan temperatur yang merupakan salah satu faktor penting dalam memelihara tanaman di negeri yang mempunyai empat musim ini. Selanjutnya ...





Image hosted by Photobucket.com
Membuat Boerderij Sendiri, Yuk!
Oleh: Irma Giantini - Delft
Membuat boerderij sendiri di rumah. Ya, mengapa tidak? Dengan sedikit keterampilan dan kemauan kita dapat memberikan mainan menarik sekaligus bermanfaat bagi anak-anak. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah kreativitas pun dapat terasah. Buah hati tentu akan semakin sayang dengan Bundanya. Selanjutnya ...





Image hosted by Photobucket.com
Gemblong
Oleh: Dessy Nataliani - Den Haag
Pengananan tradisional yang manis dan legit ini ternyata cukup mudah membuatnya, bahan-bahannya pun tidak sulit ditemukan di sini. Rasa kangen mencicipi penganan tradisional berbahan ketan ini dapat dipuaskan dengan mengikuti beberapa langkah mudah pembuatannya. Selanjutnya ...





Redaksi Salamaa memohon maaf karena kelanjutan kisah "Jalani dengan Syukur" karya saudari Endah - Den Haag, belum dapat dimuat pada Salamaa edisi ini karena satu dan lain hal. Insya Allah saudari muslimah sekalian dapat menemuinya di edisi Salamaa berikutnya.

Silakan saudari muslimah mengirim komentar atau pertanyaan untuk tiap artikel salamaa di kolom "post comment" (baris paling akhir setiap artikel) Insya Allah pertanyaan akan mendapat respon dari penulis yang bersangkutan di halaman yang sama.
Foto: by fotosearch.com dan koleksi pribadi


Selanjutnya...

SalaMAA @ 11:57 PM





asma

inhale2
Tujuh Jurus Ampuh Mengatasi Asma*)
Oleh: dr. Agnes Tri Harjaningrum - Groningen

"NGIK... ngik... ngik" nafas Malik tersengal-sengal, bicaranya pun putus-putus tak karuan. Pagi ini Malik terpaksa bolos sekolah lagi. Padahal ini hari pertama ujian kenaikan kelas. "Hmh... ujian susulan lagi," gerutu Malik dalam hati. Bundanya segera mengantar Malik ke rumah sakit dan Malik pun mendapatkan pengobatan. Berapa lama berselang sesaknya berkurang, dan bicara putus-putusnya tak lagi terdengar. Namun, anak lelaki yang baru berangkat remaja ini mulai berkeluh kesah, "Bu, kapan sih aku bisa sembuh. Aku malu bolos terus. Ujian susulan terus." Ujarnya dengan kesal. Bundanya mencoba menjelaskan, "Sabar ya Sayang, teman-teman dan gurumu pasti mengerti, kamu kan bolos karena sakit, kenapa harus malu?"

Malik tetap terlihat kesal, "Aku bosan, tiap ganti musim sesak, makan udang sesak, kecapekan sesak, kapan aku bebas dari semua ini Bu?" sahut Malik sedikit berang.

"Baiklah Nak, sebaiknya kamu tanyakan sendiri pada dokter sejelas-jelasnya dan ikuti sarannya, supaya kekesalanmu hilang dan sesakmu tidak lagi sering datang." timpal Bunda Malik menenangkan.

SESAK yang sering dikeluhkan pengidap asma memang menjengkelkan. Apalagi jika kekambuhannya lebih dari 1 atau 2 kali dalam seminggu. Asma dapat mengganggu kinerja dan aktivitas seseorang sehingga terasa menjengkelkan bagi penderitanya. Penyakit ini bahkan dikatakan sebagai biang kerok utama atas ketidakhadiran di tempat kerja dan di sekolah. Selain mengganggu aktivitas, asma juga tidak dapat disembuhkan, bahkan dapat menimbulkan kematian. Namun bila penyakit ini dikendalikan, kematian dapat dicegah dan gejalanya pun tidak sering muncul. Untuk mengetahui bagaimana cara mengontrol penyakit asma, penderita perlu mengenal asma terlebih dahulu.

Asma adalah penyakit peradangan saluran nafas kronik akibat terjadinya peningkatan kepekaan saluran nafas terhadap berbagai rangsangan. Pada penderita yang peka, hal ini akan menyebabkan munculnya serangan batuk, bunyi mengi, banyak dahak, sesak nafas, dan rasa tidak enak di dada terutama pada malam hari atau menjelang pagi. Belum diketahui secara pasti mengapa pada sebagian orang saluran nafasnya meradang dan pada sebagian lain normal. Tetapi kejadian tersebut biasanya ditemukan pada keluarga atopik (keluarga alergi) yang dapat mewariskan sifat alergi ini kepada turunannya.

Kelainan utama penyakit asma adalah peradangan saluran nafas, sehingga pengelolaannya bukan ditujukan untuk menghilangkan sesak nafas semata, tetapi juga berbagai tujuan berikut yaitu, agar penderita dapat melakukan latihan jasmani termasuk lari dan olah raga lain, mempunyai fungsi paru mendekati normal dan gejala asmanya menghilang atau minimal. Tujuan lain adalah agar serangan asma minimal, pemakaian obat untuk serangan sesak berkurang, dan tidak ditemukan efek samping obat.

Dalam panduan GINA (Global Initiative for Asthma) 2002 yang dibuat oleh National Heart, Lung and Blood Institute & World Health Organization (NHBLI/WHO), menyebutkan untuk mewujudkan tujuan tersebut, dokter maupun penderita asma dianjurkan untuk mempelajari, memahami, dan mengerjakan apa yang disebut "tujuh jurus ampuh untuk mengatasi penyakit asma". Pertama, penyuluhan (edukasi) mengenai penyakit asma pada penderita asma dan keluarganya. Pepatah mengatakan, "tak kenal maka tak sayang". Ibarat sepasang muda-mudi yang baru pertama berjumpa, tak kan mau menyayangi dan mengorbankan diri, sebelum mengenal lebih jauh pasangannya. Demikian pula dengan penderita asma. Pengenalan tentang seluk beluk asma, bagaimana pengobatan serta pencegahan yang benar, akan membuat penderita dan keluarganya mengerti sehingga termotivasi untuk berusaha kuat mengatasi penyakitnya. Karena itu edukasi menjadi faktor kunci dalam pengobatan asma.

Kedua, mengetahui obat-obat asma, baik kegunaan maupun efek sampingnya. Terdapat dua jenis obat asma yaitu, obat-obat kerja cepat untuk mengatasi dengan segera serangan sesak nafas (reliver), dan obat-obat pencegahan jangka lama, untuk mengatasi peradangan saluran nafas (preventer/controller). Yang termasuk obat reliver adalah obat-obat bronkodilator kerja cepat seperti, salbuterol Albuterol, metaproterenol, terbutaline, dan procaterol. Selain itu, obat golongan anti cholinergik, teofilin kerja cepat, suntikan adrenalin atau epinefrin juga dapat dijadikan pilihan.

Penelitian para ahli belakangan ini menyebutkan bahwa peradangan yang kronik dapat merubah struktur dinding saluran nafas, sehingga menyebabkan remodelling pada dinding saluran nafas. Karena itu, pengobatan pencegahan jangka lama sangat dianjurkan. Obat pencegahan jangka lama yang dapat dipakai adalah kortikosteroid, cromoglycate, nedcromil, agonis B2 kerja lama, teofilin lepas lambat, dan leukotrien. Dari semua jenis obat yang tersedia, pemakaian obat inhalasi lebih diutamakan mengingat efeknya yang cepat, dosis yang kecil dan efek samping yang minimal meskipun diberikan dalam jangka panjang.

Ketiga, mengobati atau mengelola penyakit asma. Pengobatan tidak hanya dilakukan ketika serangan asma sedang berlangsung, tetapi juga saat tidak dalam serangan. Pengelolaan asma saat tidak dalam serangan dilakukan melalui pengobatan pencegahan dan latihan olah raga terpimpin. Penderita asma dengan tipe intermiten (sangat ringan) yang kekambuhannya dalam 1 minggu kurang dari 1 atau 2 kali, tidak memerlukan pengobatan pencegahan. Namun, penderita asma dengan tipe persisten ringan, persisten sedang dan persisten berat, harus mendapatkan terapi pencegahan secara bertahap disesuaikan dengan klasifikasinya.

Untuk memudahkan penanganan, penderita yang sedang mengalami serangan asma, dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu penderita dengan serangan asma ringan, serangan sedang dan serangan berat. Salah satu tanda untuk melihat pembagian berat ringannya serangan adalah dengan melihat cara berbicara. Bila ketika berbicara penderita masih dapat menyelesaikan kalimat, klasifikasi yang diberikan adalah serangan asma ringan. Saat penderita berbicara dengan suara terputus-putus, maka penderita digolongkan dalam serangan asma sedang. Tetapi jika penderita sudah mengalami kesulitan bicara karena sesak, penderita masuk dalam kelompok serangan asma berat. Penderita yang mengalami serangan ringan dapat diobati sendiri di rumah. Namun penderita yang mendapatkan serangan sedang dan berat harus ditangani di rumah sakit.

Keempat, mempelajari dan memahami faktor-faktor pencetus serangan asma (allergen), dan mengetahui cara mengendalikannya. Faktor-faktor pencetus ini dapat berbeda antara penderita yang satu dengan lainnya. Faktor-faktor yang sering dikatakan sebagai pemicu di antaranya adalah faktor alergen, emosi atau stres, infeksi, zat makanan, zat kimia, faktor fisik seperti perubahan cuaca, kegiatan jasmani, dan obat-obatan. Kerja faktor pencetus ini pun berbeda, ada faktor pencetus yang bisa mengakibatkan penyempitan saluran nafas (bronchospasme), seperti emosi, udara dingin, latihan, dan lain-lain. Ada pula faktor pencetus yang terutama menyebabkan peradangan seperti infeksi saluran pernafasan akut, alergen, zat kimia, dan asap rokok. Sebagian besar serangan asma dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor pencetus tersebut. Penderita yang gemar menghindar atau merubah perilaku untuk menjauhi factor pemicu, akan dengan mudah mencapai tujuan pengobatan asma. Sebaliknya, penderita yang "cuek" tak pernah berpantang dengan faktor pemicu akan sulit memperoleh kemajuan dalam pengobatan.

Kelima, membuat rencana emergensi (Action Plan). Action plan terutama diperlukan ketika serangan asma akan kambuh, dan penderita membutuhkan pertolongan secepatnya. Penanganan dengan cepat dan tepat dapat dilakukan bila penderita dan keluarganya membuat rencana emergensi secara tertulis bersama dokter, dan mengetahui kapan penyakit asmanya mulai tidak terkendali. Namun, bila penderita tidak mempunyai action plan, pengelolaan yang diberikan akan memakan waktu lebih lama, bahkan dapat terjadi underdiagnosa atau overdiagnosa sehingga merugikan penderita. Tidak terkendalinya asma mulai tampak manakala penderita dan keluarganya menemukan keadaan-keadaan sebagai berikut : gejala asma semakin bertambah, pemakaian obat bronkodilator kian sering, gejala asmanya tidak dapat dikurangi atau dihilangkan dengan bronkodilator, dan bila mempunyai alat Peak flow meter, alat tersebut akan menunjukan penurunan arus puncak ekspirasi (APE) serta kenaikan variability. Sewaktu keadaan-keadaan tersebut muncul, tindakan harus segera diambil agar penyakit kembali terkendali.

Keenam, rehabilitasi dan peningkatan kebugaran jasmani dengan olah raga atau latihan jasmani terpimpin. Penderita asma sering mengalami sesak sehingga sebagian otot-otot pernafasan kerap digunakan, sementara sebagian otot yang lain tidak. Otot-otot pernafasan yang banyak digunakan akan membesar dan yang jarang digunakan akan melemah. Akibatnya, efisiensi dan koordinasi pernafasan menjadi kurang baik, fungsi paru serta pertahanan paru pun menurun. Selain itu penderita asma juga terkadang mengalami keterbatasan fisik atau membatasi pekerjaan fisik karena takut sesak, sehingga kebugaran jasmaninya berkurang. Dengan melakukan latihan jasmani secara teratur yang terpimpin, otot pernafasan akan kembali berfungsi normal, kenaikan kapasitas vital paru meningkat dan kebugaran jasmani pun menjadi lebih baik.

Ketujuh, memonitor dan mengikuti perkembangan (follow up) penyakit penderita asma secara teratur. Hingga kini penyakit asma belum dapat disembuhkan, dan gejala asmanya sering bervariasi. Karena itu pengobatan harus dilakukan seumur hidup dan dimonitor serta diiikuti perkembangannya terus menerus. Hal ini diperlukan untuk melihat cocok tidaknya obat yang diberikan dalam mengendalikan asma. Dokter akan mengevaluasi apakah obat perlu ditambah, dikurangi atau dihentikan. Bila keadaan dan kebugaran jasmani penderita memang telah membaik, pengobatan dapat dihentikan.

Mengingat keadaan sosial ekonomi di Indonesia yang cukup beragam, para dokter diharapkan dapat mengadaptasi pengelolaan asma sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Tetapi yang terpenting prinsip dasar pengobatan harus tetap sama. Penderita dianjurkan agar proaktif dan semangat dalam mengatasi penyakitnya, serta tetap bekerjasama dengan dokter agar tujuan pengobatan asma dapat terwujud. Satu hal yang perlu diingat oleh penderita asma demi tercapainya tujuan tersebut, jangan biarkan asma mengendalikan Anda, tetapi Anda yang harus mengendalikan asma.

*) pernah dipublikasikan di Harian Pikiran Rakyat: Minggu, 13 Juni 2003

Selanjutnya...

SalaMAA @ 11:05 PM





novel5

Image hosted by Photobucket.com
Anak Gadis sang Imam
Oleh: Emine Şenlikoğlu
Diterjemahkan oleh: Emaknya Annisa


Dalam waktu dua minggu Fatma mendapat pekerjaan baru yang lain. Di sini dia mendapat bayaran lebih banyak lagi, tapi dia tidak bilang ke bapaknya bahwa dia mendapatkan pekerjaan yang lain.

Imam Yakup merasakan bahwa anaknya makin hari makin berubah. Dia menjadi kesal. Dia tidak percaya dengan anaknya karena Fatma bersikap cenderung meniru orang lain. Di hatinya dia merasakan bahwa putrinya menjadi bertambah jelek. Dalam masalah ini ingin sekali dia mengerjakan sesuatu dan oleh karenanya dia berusaha memikirkan bagaimana caranya mendapatkan uang lebih.

Akhirnya dia mendapatkan jalan keluarnya. Dia akan berjualan sayuran dan buah-buahan di depan mesjid. Dengan itu dia dapat mengumpulkan banyak uang dan dengan begitu putrinya tidak perlu lagi kerja. Dia akan bisa membelikan barang-barang yang diingini anaknya. Untuk sementara dia tidak mau menceritakan rencananya ini. Pertama-tama dia harus mengumpulkan uang dan dengan itu mulai membeli barang-barang tertentu.

Pada suatu pagi Imam Yakup pergi ke kamar putrinya, setelah anaknya pergi. Dia mencium bau sesuatu yang membuatnya menjadi mual. Ini jelas bau rokok. Seluruh kamar tercium bau seperti asbak besar. Jadi jelas: anaknya merokok. Ini langkah awal mulainya kebiasaan-kebiasaan jelek. Dia mengeluarkan isi hatinya dengan temannya Ahmed: "Sekarang dia mulai merokok. Saya takut pada suatu hari dia akan minum. Dulu orang menilai merokok seperti minum alkohol. Sekarang anak-anak gadis yang pakai kerudung merokok di bus-bus, di jalan-jalan dan siapa tahu di banyak tempat lain juga. Saya takut dalam waktu dekat minum alkohol juga akan dinilai sebagai sesuatu yang biasa. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tidak bisa memberikan putriku indetitas Islam. Yang masih tersisa dalam pikiranku adalah berjualan meloen, kentang, dan bawang. Di sela-sela itu saya berharap bahwa saya dapat membawa anakku lebih dekat ke Islam."

"Kamu benar, kamu benar sekali. Kamu harus menemukan jalan keluarnya untuk masalah dengan anak gadismu. Saya mempunyai kesan bahwa berbicara tentang Islam tidak akan membuat kesan apa-apa buat dia, tetapi tentunya kamu jangan terlalu heboh karena dia merokok. Tidak ada tertulis mereka yang merokok berada di jalan yang salah. Tidak setiap yang merokok juga harus minum alkohol. Saya berharap dia akan berpikir. Dia masih terlalu muda. Disuatu hari nanti dia akan mengerti lebih baik lagi", kata Ahmed dengan lirih.

"Suatu hari nanti dia mungkin akan mengerti lebih baik lagi, tetapi menjelang itu saya akan menjadi gila", balas Imam Yakup.

Imam Yakup merasa terbakar di dalam. Kenapa dia tidak berhasil mendidik putrinya seperti kebiasaan dia? Kesalahan apa yang telah dia perbuat sehingga putrinya menunjukkan sikap tidak tertarik dengan Islam.

Dia merasa bahwa setiap saat ada perasaan aneh yang menjalar dalam dadanya. Itu dia rasakan juga terutama pada saat dia memberi ceramah. Sering ceramahnya pendek saja, karena dia menyadari bahwa kata-katanya toh tidak mempunyai pengaruh. Dia sesungguhnya juga tidak berpengaruh terhadap anak-anaknya! Dia juga tidak bersemangat untuk memberi ceramah. Dia merasa aneh. Sang Imam Yakup! Dia sebelumnya belum pernah merasakan begitu aneh. Suaranya tidak hidup lagi. Walaupun dia berusaha keras untuk dapat memberikan ceramah.

Dia hanya mempunyai satu impian: membentuk suatu keluarga yang hidup sesuai dengan aturan Islam. Dia berusaha keras melakukannya. Dia berhasil menjadi seorang bapak yang tidak otoriter, tetapi kenapa selanjutnya menjadi tidak jelas dan gelap? Di mana letak kesalahan yang dia lakukan? Siapa yang bersalah? Segala pertanyaan yang tidak bisa dia jawab.

Malam ini dia akan berbicara dengan putrinya. Ia berharap mendapat petunjuk dengan itu dia bisa berjalan lebih jauh lagi. Setelah sholat isya dia segera pulang ke rumah.

Dia pergi duduk ke meja makan dan mulai berpikir bagaimana dia harus mengadakan pendekatan ke putrinya. Jika dia akan mengatakan bahwa dia ingin berbicara dengannya, akankah dia hanya duduk mendengarkan saja, tanpa sepatah kata pun dia bicara. Atau putrinya akan mengatakan tidak ada yang perlu dibicarakan, karena dia sesunggunya sudah lama telah banyak berbicara.

Imam Yakup tidak perduli apa yang akan dikatakan anaknya. Dia harus mencoba malam ini mengajak putrinya bicara.

Fatma pulang larut malam. Imam Yakup memanggil anaknya dengan lembut untuk datang ke ruang duduk. Fatma tidak memberi jawaban. Kali ini Imam Yakup memanggil agak keras.

"Saya datang", kata Fatma.

"Kemari, anakku sayang, saya ingin berbicara sebentar dangan kamu".

Fatma agak sedikit takut. Ini pertanda tidak baik. Dia tahu siapa bapaknya. Dia duduk di sebelah bapaknya. Dia tidak lagi cemberut, sebaliknya dia merasa bersalah. Ia menunggu apa yang hendak dikatakan bapaknya.

"Bagaimana kabarmu anakku sayang, kamu betah dengan pekerjaanmu?"

"Ya, ya tentu aku betah", katanya kecewa.

"Kamu tahu bahwa penting orang itu mempunyai tetangga yang baik dan rekan sekerja yang baik. Bagaimana rekan sekerjamu? Apakah mereka orang-orang baik?"

"Mereka semuanya baik-baik. Di luar itu ada juga orang-orang yang tidak baik, mereka toh tidak bisa mempengaruhiku. Aku tahu apa yang aku lakukan."

“Jangan berkata begitu anakku. Itu sangat penting dengan siapa orang bergaul. Jika kamu mempunyai teman-teman yang baik, kamu juga akan seperti mereka. Sebaliknya jika kamu mempunyai teman-teman yang jelek, kamu juga akan seperti mereka. Jika temanmu merokok, dia pun akan mempengaruhi kamu untuk merokok juga. Itu juga berlaku bagi yang menggunakan ganja. Inilah alasan sebenarnya kenapa saya ingin berbicara dengan kamu. Jika teman-temanmu tidak bisa menunjukkan kamu jalan yang benar, maka kamulah yang menunjukkan mereka jalan yang benar. Kamu lihat bahwa semuanya dibuat agar kaum muda berjalan di jalan yang benar. Kamu harus berfungsi sebagai contoh bagi teman-temanmu. Saya tidak bilang bahwa kamu jangan lupa bahwa kamu anak seorang imam, tapi saya bilang bahwa kamu jangan lupa bahwasanya kamu adalah hambanya Allah. Jangan lupa bahwa jika kamu melupakan Allah, Allah juga akan melupakanmu. Ini harus kamu anggap bukan sebagai kiasan".

Imam Yakup berbicara terus dan Fatma mendengar tanpa kata sepatah pun. Dia tidak memberikan reaksi. Imam Yakup memperhatikan ini. Dia tidak memperpanjang lagi dan mengizinkan anaknya meninggalkannya.

Setelah beberapa hari Imam Yakup mendapat pinjaman uang dan memulai berjualan sayuran dan buah-buahan. Suatu hari Fatma melihat bapaknya berteriak-teriak menawarkan dagangannya.

"Mari bapak-bapak, sayuran-segar dan buah-buahan segar!"

Fatma tidak tahu apa yang dia alami. Dia tidak mau melihat bapaknya seperti itu. Ia datang mendekati bapaknya dan berkata dengan penuh rasa muak, "Apa yang sedang bapak lakukan ini?"

"Saya sedang menjual sayuran dan buah-buahan. Saya harus mengumpulkan uang. Saya ingin membahagiakan kamu. Saya pernah dengar waktu kamu sedang mengeluh kepada ibumu. Saya dengar bahwa kamu malu dengan kursi tamu kita yang sudah tua itu. Kalau saya sudah punya uang cukup kita pergi bersama ke toko untuk membeli kursi tamu. Saya juga akan berusaha agar kamu tidak perlu lagi bekerja. Saya ingin sekali kamu menyelesaikan sekolahmu. Kemudian melanjutkan kursus, meneruskan membaca buku, tapi tolong tinggallah di luar lingkungan orang-orang yang kita tidak kenal. Inilah semua alasan kenapa bapakmu ini berjualan barang-barang seperti ini."

Imam Yakup berpikir bahwa anaknya menjadi sangat bahagia mendengarnya dan ia melihat ke arah anaknya dengan penuh harap. Apakah anaknya melihat bahwa bapaknya telah berkorban untuknya? Satu-satunya yang dilakukan Fatma adalah melihat bapaknya dengan pandangan tidak senang. Dia pergi tanpa berkata sepatah pun.

Di rumah ibu Fatma sedang membereskan meja. Fatma masuk ke dalam dengan marah. Dia berteriak, "Aku tidak tahan lagi. Aku tidak tahan lagi dengan bapakku. Bu dengar baik-baik kepadaku, bilang sama suamimu biarkanlah aku tenang. Walaupun dia belikan aku istana, aku tidak akan berhenti bekerja. Aku menyukai pekerjaanku. Aku tidak mau bilang sendiri, tapi bilang padanya bahwa dia tidak harus mencoba memaksakan aku untuk berhenti bekerja."

Fatma berteriak-teriak sambil menangis, ia banting semua barang ke seluruh ruangan.

"Apa yang kalian lakukan terhadap aku. Aku juga ingin seperti anak-anak muda lainnya menikmati hidupku. Waktu kecil takdirku sudah ditentukan. 'Anak perempuan imam tidak boleh bermain dengan boneka', 'anak perempuan imam tidak boleh main lompat tali', 'anak perempuan pak haji tidak boleh bermain bola'. Dikarenakan bapakku seorang imam, aku pun diharapkan, harus bersikap seperti imam. Orang tidak bilang bahwa aku juga seorang anak walaupun bapakku sorang imam. Aku selama-lamanya diawasi dan selama-lamanya bertanggungjawab kepada diri sendiri. Dan dengan cerita yang sama mereka tidak mau aku menikmati masa remajaku. Kalian tidak mau aku menikmati hidupku."

Selanjutnya...

SalaMAA @ 1:26 AM





manusiarasul

oasis
Kebutuhan Manusia Akan Rasul
Oleh: Ustadz Agus Purwanto - Breda


"Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin [314], orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya".

Ibnu Qayyim berkata: kebutuhan manusia yang utama adalah mengenal para rasul dan ajaran yang dibawanya, percaya akan berita-berita yang disampaikan dan taat pada yang diperintahkan. Sebab tak ada jalan untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat kecuali dengan tuntunan para rasul.

Ibnu Taimiyah berpendapat: risalah merupakan kebutuhan pokok bagi manusia, kebutuhan yang terpenting dari hidup seorang manusia. Risalah hakikatnya adalah merupakan ruh alam, menjadi cahaya dan kehidupan. Apa kiranya manfaat alam bila tidak mempunyai ruh, kehidupan dan cahaya.

Kebutuhan akan Rasul:
1. Fitrah manusia adalah adanya keinginan manusia untuk mengabdi kepada Sang Khaliq--mengakui bahwa Allah sang Pencipta--keinginan manusia untuk hidup teratur. Wujud al Khaliq (keinginan manusia untuk mengabdi kepada khaliq). Perjanjian manusia kepada al Khaliq (pencipta) ketika dalam rahim ibunya adalah "Alastu birabbikum, Qollu bala syahidna". Demikian halnya ketika orang Quraisy ditanya tentang siapa pencipta langit, bulan, bintang, dan sebagainya maka dijawab oleh mereka Allah yang telah menciptakannya.

Orang kafir jahiliah ketika ditanyakan siapakah yang mempunyai bumi dan semua makhluk yang ada diatasnya? Siapakah yang mempunyai tujuh langit? Maka mereka menjawab Allah. Hal ini menunjukkan bahwa Allah sebagai Rabb diakui dan diyakini oleh setiap manusia, tetapi tidak semua mengakui Allah itu sebagai Ilah (Tuhan).
Al A'raf: 172 "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)".

Prof Harshell, seorang ahli falak bangsa Inggris berkata, "Setiap bidang ilmu pengetahuan itu semakin luas, maka semakin bertambahlah bukti-bukti yang memastikan dan lebih mengkokoh perihal adanya Dzat yang Maha Menciptakan, juga Maha Dahulu dan tidak ada batas KekuasaanNya dan pula tidak akan habisnya yaitu kekal abadi untuk selama-lamanya. Dr. Wets, seorang ahli kimia perancis mengatakan, “Jikalau suatu ketika aku merasa bahwa keimananku kepada Allah agak kurang mantap dan agak tergoncang, maka segeralah aku menunjukkan arah perhatianku kepada ilmu pengetahuan agar keimanan itu kembali kokoh dan kuat.

2. Ibadah al Khaliq (Mengabdi Kepada Pencipta). Manusia secara umum mendapat perintah dari Allah untuk mengabdi kepadaNya. Pengabdian kita kepada Allah sebagai hasil dan akibat dari pengakuan kita kepada Allah sebagai pencipta. Mengakui pencipta berarti mengakui apa yang disampaikanNya, menerima perintahNya dan menjalankan undang-undangNya. Fitrah manusia selain mengakui adanya Tuhan pencipta juga ada kecenderungan individu untuk mengabdi kepada sesuatu. Sesuatu di sini bisa jadi kepada makhluk misalnya kepada manusia atau benda-benda. Oleh karena itu bentuk pengabdian yang benar adalah menyembah kepada Sang Khaliq bukan kepada makhluk.


"Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa". Al Baqarah : 21


Jika kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta upah sedikitpun dari padamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka, dan aku disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (kepada-Nya)." Yunus : 72

Rasulullah Muhammad SAW bersabda: "Hendaklah kamu menyembah Allah seolah-olah engkau melihatNya, sekiranya engkau tidak melihatNya, sesungguhnya ia melihatMu". HR. Muslim.

3. Al Haayah al Munazhamah (hidup yang teratur). Petunjuk dari Allah adalah untuk memandu manusia untuk kearah yang baik. Semua perintah dan bimbingan dari Allah adalah baik bagi manusia yang diciptaNya, karena sesuai dengan fitrah manusia. Mengikuti panduan Allah maka hidup akan teratur, maka tatkala kita tidak berpihak kepada panduan Allah mengikuti hawa nafsu maka kita akan tersesat dan hidup tidak teratur.

Contoh nyata mengikuti perintah Allah adalah bagaimana mengikuti gaya hidup nabi dalam kesehariannya.

"Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim".

Selanjutnya...

SalaMAA @ 1:00 AM





gemblong

gemblong
Gemblong
Oleh: Dessy Nataliani – Den Haag

Bahan:

250 gr tp ketan
25 gr tp kanji
Garam secukupnya
200 gr santan kental
125 gr kelapa parut
25 gr margarin

Balutan Gula:

50 gr gula pasir
100 gr gula merah sisir
100 ml air
minyak untuk menggoreng

Cara:

Balutan gula:


Selanjutnya...

SalaMAA @ 12:56 AM





wajah

muslimah
Perawatan Wajah Sejak Dini Untuk Mencegah Kerutan
Oleh: Johanna - Den Haag

Perawatan untuk mencegah timbulnya kerut di wajah harus dimulai pada usia 20-an. Karena, kita sebenarnya sudah menciptakan dasar untuk setiap garis-garis halus, warna kulit yang tidak merata, pembuluh-pembuluh darah pecah yang tampak di wajah usia menua sejak di usia muda. Kabar baiknya, melakukan perawatan yang tepat pada kulit membuat Anda dapat memiliki kulit wajah halus seperti yang Anda miliki sekarang pada beberapa dekade mendatang.

Cara mendapatkan kulit sehat sampai usia senja:

Tips perawatan wajah untuk sehari-hari:

Selain perawatan khusus, perawatan sehari-hari turut mempengaruhi kesehatan serta kualitas kulit wajah kita. Perawatan wajah sehari-hari yang dapat dilakukan sendiri antara lain:


Selanjutnya...

SalaMAA @ 12:25 AM





tanaman

plants
Mari Merawat Tanaman di Rumah
Oleh: Nopatakari Lahamid - Rijkswijk

Jika berbicara tentang tanaman biasanya kita lansung teringat semua jenis tanaman yang pernah ada di Indonesia. Hampir di seluruh tempat di tanah air dapat dengan mudah ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Sedangkan tanaman dan cara bercocok tanam akan menjadi sangat berbeda, jika kita berbicara tentang tanaman yang dapat kita tanam di Belanda, yaitu harus sesuai dengan musim dan temperatur yang merupakan salah satu faktor penting dalam memelihara tanaman di negeri yang mempunyai empat musim ini.

Belanda, seperti sudah kita ketahui memiliki empat musim yakni musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Setiap musim memiliki beberapa jenis tanaman yang dapat ditanam di halaman (di luar rumah/ruangan) dan di dalam rumah/ruangan. Setiap musim pun mempunyai puluhan jenis tanaman yang berbeda pula. Sehingga cara perawatan dan tempat turut berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup dari tanaman itu sendiri.

Tanaman secara umum
I. Tanaman di luar rumah/ruangan

1. Musim panas, semua jenis tanaman yang ditanam di musim panas pada umumnya hampir sama dengan tanaman yang berasal dari daerah tropis atau hutan tropis.
2. Musim gugur, hampir semua tanaman yang tumbuh di luar mulai berguguran, baik itu daun yang sudah tua ataupun daun yang masih muda. Secara alami tanaman harus menghemat atau menyimpan air dan cahaya untuk tetap bertahan hidup. Pada temperatur yang mulai menurun, tanaman akan mengurangi aktivitas dalam berkembang biak atau untuk tumbuh lebih besar. Karena musim ini merupakan awal bagi tumbuhan untuk menyimpan makanan dan menghadapi musim selanjutnya, yaitu musim dingin.
3. Musim dingin, semua tanaman mulai terlihat seperti tanaman mati, karena tanpa daun dan hanya kerangka pohon atau batangnya saja yang tinggal. Bahkan ada jenis tanaman yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kehidupan. Tanaman jenis ini termasuk jenis tanaman yang tidak dapat bertahan pada temperatur terlalu dingin atau di bawah nol derajat celcius. Jadi hanya akar, umbi dan batangnya saja yang berada di dalam tanah yang masih mampu bertahan.
4. Musim semi, umumnya semua jenis tanaman mulai kelihatan bersemi atau berbunga yang ditandai dengan keluarnya kuncup dan bunga serta daun-daun yang menghijau. Terlihat dengan jelas tanaman yang semula menghilang tumbuh segar kembali berbunga dan siap berkembang biak hingga masuknya musim gugur kembali.

II. Tanaman di dalam rumah/ruangan

Untuk tanaman di dalam rumah/ruangan hampir semua jenis tanaman dapat ditanam pada semua musim. Namun ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan:
1. Sesuaikan tanaman dengan temperatur dalam rumah/ruangan.
2. Harus diberi air secara teratur dan tidak berlebihan.
3. Cukup terkena sinar matahari secara tidak langsung.
4. Berikan pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman.
5. Sebaiknya mempergunakan tanah khusus untuk dalam pot.
6. Mengetahui jenis tanaman yang dapat diletakkan atau dipindahkan keluar rumah/ruangan pada musim panas.
7. Perhatikan penyakit tanaman yang ada pada tanaman itu sendiri.
8. Ikuti petunjuk yang ada pada brosur.

Tips

Selanjutnya...

SalaMAA @ 12:04 AM








LINKS
Daftar Makanan Haram
Radio Minaara
Binaurrijal
KZIS
Eramuslim
Kafemuslimah
Republika
Ummi
Fahima-Jepang
Kharisma-Jerman
Masjid ITS




GALERI WORKSHOP

Ito
www.flickr.com


Jesty
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing photos in a set called WS Elly. Make your own badge here.

Ferry
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from workshop_salamaa2007. Make your own badge here.

Cuplikan Video Workshop

BERITA CUACA


PREVIOUS POST


Pergantian Pengurus dan Afscheid

Oleh-oleh dari KKM II ++

Kursus Kilat Menjahit II ++

Semua Numplek di TD Salamaa 2010

Temu Darat Salamaa 2010

TD dan Launching Buku Salamaa/FLP Belanda

Selamat Idul Fitri 1430 H

Pengurus Salamaa 2009-2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Selamat Datang Ramadhan


ARCHIVES
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
August 2007
September 2007
October 2007
November 2007
December 2007
April 2008
June 2008
August 2008
September 2008
July 2009
September 2009
January 2010
May 2010
June 2010
July 2010
December 2010

Supported by
Blogger
Blogskins

Free JavaScript from

IKLAN ANDA